Sabtu, 16 Oktober 2010

Kekurangan Unsur Hara pada Tanaman Buah Naga (maulida masruroh 11530)


Gejala
Defisiensi
Pertumbuhan batang dan cabang kecil dan ramping, pertumbuhannya lambat dan panjang cabang atau batang tidak seimbang dengan ukuran diameternya. Warna kulit menjadi pucat hijau kekuningan dan semakin lama terlihat kusam dan mongering.
Kekurangan Nitrogen (N)
Batang atau cabang akan berwarna merah keunguan dan semakin lama berubah menjadi cokelat kekuningan. Bentuk buah menjadi tidak normal yaitu berukuran kecil, jelek dan cepat tua.
Kekurangan Fosfor (P)
Tanaman buah naga terlihat lemah atau lembek seperti mengandung banyak air, berwarna hijau terang dan mudah melengkung atau bengkok.
Kekurangan Kalium (K)
Batang atau cabang berwarna hijau tidak merata dan pada cabang atau batang muda terlihat cepat mengering.
Kekurangan Kalisium (Ca)
Tanaman berwarna hijau pucat dan mengering, biasanya terdapat bintik-bintik putih dan bergeripis.
Kekurangan Magnesium (Mg)
Tanaman terhambat pertumbuhan cabang atau batangnya, meskipun masih bisa tumbuh tetapi akan menjadi kerdil dan terhenti pertumbuhannya.
Kekurangan Mangan (Mn)
Cabang atau batang rapuh dan mudah patah, berwarna hijau muda pada tepi cabang.
Kekurangan Besi (Fe)
Buah menjadi kecil dan kulitnya mengeras
Kekurangan Tembaga (Cu)
Cabang menjadi pendek dan beruas pendek, tampak bintik-bintik yang akhirnya berlubang.
Kekuranga Seng (Zn)
Buah kerdil dan bentuknya tidak normal, batang atau cabang akan berwarna coklat kehitaman.
Kekurangan Boron (B)
Batang atau cabang buah naga muda terlihat menguning dan semakin cokelat kemudian mongering.
Kekurangan Molibdenum (Mo)

Oleh : Maulida Masruroh (11530)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar